Analisis AHP: Pengertian, Rumus & Contoh Perhitungan
Pengertian AHP
Metode AHP adalah suatu teknik analisa untuk mendukung pengambilan keputusan secara hierarki atau bertingkat. AHP sangat berperan dalam menentukan suatu keputusan-keputusan primary yang disinyalir paling mempengaruhi tujuan penelitian.
Contoh AHP
Analisa AHP untuk mengetahui snack yang paling laku di masyarakat dengan melihat dari merk snack, rasa, harga, serta tampilan, dari hasil survei terhadap masyarakat kota ‘X’ menggunakan teknik snowball misalnya, maka adanya analisa yang dibantu AHP akan prioritas utama masyarakat dalam membeli snack. Dengan demikian tentunya sangat membantu peneliti untuk menentukan dan juga memberikan saran kepada seller untuk meningkatkan kualitas snack dari jenis-jenis tertentu.
Software AHP
Untuk menganalisa dengan AHP, terdapat beberapa software yang dapat digunakan beberapa diantaranya seperti : SuperDecision, Expert Choice, atau bahkan software sederhana seperti excel dan spreadsheets. Semua pilihan tersebut tentu saja bergantung pada kegunaan dan ketepatan hasil yang ingin diperoleh, tentunya menggunakan software seperti SuperDecision dan ExpertChoice lebih mudah dibandingkan menggunakan excel yang artinya harus menyediakan rumus sendiri.
Tahapan Analisis AHP
- Menentukan tujuan dari pengambilan keputusan tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan menanyakan pertanyaan seperti "Apa yang ingin dicapai dengan keputusan ini?" atau "Apa masalah yang ingin dipecahkan?".
- Membuat hierarki dari kriteria yang relevan dengan tujuan tersebut. Berikut contoh hierarki
- Membandingkan setiap pasangan kriteria secara berpasangan, dengan menggunakan skala prioritas yang telah ditentukan sebelumnya. Penilaian ditentukan oleh responden, berikut contoh skala prioritas yang di tentukan peneliti
- Menghitung bobot relatif dari setiap kriteria, dan menentukan alternatif terbaik berdasarkan nilai tertinggi. Bobot relatif ini dihitung dengan menggunakan matriks perbandingan berpasangan (pairwise comparison matrix) untuk setiap tingkat hierarki. Dalam matriks ini, setiap kriteria diberi nilai bobot relatif berdasarkan perbandingan dengan kriteria lainnya. Bobot relatif ini kemudian digunakan untuk menghitung nilai total dari setiap alternatif, sehingga alternatif dengan nilai tertinggi dapat dipilih sebagai solusi terbaik.
Tujuan (Goal) ialah sasaran yang ditujukan dalam penelitian, sebagai contoh untuk mengtahui prioritas konsumen dalam pembelian mobil di Indonesia maka tujuannya ialah “Preferensi Konsuman dalam Pembelian Mobil di Indonesia”. Criteria (Kriteria) adalah jenis batasan-batasan yang diterapkan dalam penelitian dalam pemilihan pembelian mobil (sebagai contoh). Sub-Criteria (Sub-Kriteria) merupakan sub batasan-batasan yang diterapkan dalam penelitian dibawah criteria. Alternatives, jenis pilihan-pilihan yang tersedia dalam tiap criteria.
Perhitungan AHP
Langkah pertama membuat bagan antara lain: tujuan, kriteria, dan alternatif

Kedua mengisi goal, daftar kritetia dan daftar pilihan.
Goal: Pemelihan Kepala Desa
Kriteria:
Pendidikan Skill Usia Tempat Tinggal
Alternatif
Calon A Calon B

\ klik make/show connections untuk menghubungkan antara tujuan, kritetia dan pilihan. Berikut adalah contoh bagan yang sudah terbentuk
Langkah selanjutnya ialah memberikan penilaian berdasarkan keputusan yang diberikan oleh responden. Untuk mendapatkan nilai tertinggi bisa menjumlah semua nilai dari setiap kriteria

Bagian terpenting dalam analisis AHP adalah menghitung nilai total dari setiap alternatif, sehingga alternatif dengan nilai tertinggi dapat dipilih sebagai solusi terbaik.
---
> Butuh bantuan mengolah data untuk skripsi atau tesis? Tim Restat siap membantu — konsultasi gratis sekarang.
