Cara Mudah Mendapatkan Data Penelitian
Ringkasan Cepat
Sumber data penelitian dibagi menjadi data primer (dikumpulkan langsung), data sekunder (sudah dipublikasikan pihak lain), dan data internal (dari organisasi sendiri) — pilih berdasarkan apakah subjek penelitianmu sudah punya data terpublikasi atau belum.
Data menjadi elemen penting dalam penelitian , baik untuk penelitian kualitatif maupun kuantitatif. Dalam artikel ini kita akan fokus membahas sumber data untuk penelitian kuantitatif. Data dalam penelitian digunakan untuk memvalidasi hipotesis, mengetahui kesimpulan, dan memberikan jawaban pertanyaan penelitian. Oleh karena itu, memperoleh data yang akurat dan tepat sangatlah penting dalam menjalankan sebuah penelitian.
Cara Medapatkan Data Penelitian
Cara mendapatkan data penelitian dilakukan lewat tiga langkah utama: menentukan pertanyaan/hipotesis penelitian, menentukan subjek dan jumlah observasi, lalu memilih sumber data (primer atau sekunder) yang paling sesuai.
Berikut adalah langkah umum yang harus kita lakukan dalam pengumpulan data:
- Pertama, kita harus menentukan pertanyaan penelitian atau bisa kita definisikan sebagai hipotesis.
- Kedua, menentukan subjek penelitian dan jumlah observasi yang cukup.
- Ketiga, kita harus menentukan sumber data penelitian yang akan kita gunakan. Sumber data penelitian dibagi menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder.
Contoh Penerapannya
- Tujuan Penelitian: Faktor-faktor yang mempengarui harga saham Tahun 2020-2022
* Hipotesis:
* Semakin besar pendapatan suatu perusahaan semakin tinggi harga sahamnya * Semakin besar dividen yang diberikan semakin meningkat harga saham * Subjek Penelitian: Perusahaan Publik di Indonesia * Jumlah Observasi: Data perusahaan dan tahunnya, minimal 30 observasi (3 tahun dan 10 perusahaan)
- Tujuan Penelitian: Bagaimana cara meningkatkan pemahaman siswa paud dalam belajar
* Hipotesis: Metode Studi Kasus dapat meningkatkan pemahaman siswa di banding metode konvensional (ceramah) * Subjek Penelitian : Siswa Paud Kartini * Jumlah Observasi : Minimal 30 siswa untuk masing-masing metode (2 metode x 30 siswa = 60 siswa)
- Tujuan Penelitian: Bagaimana pengaruh Insfratukur dan Tingkat Pendidikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia
* Hipotesis
* Infrastruktur dapat mempengaruhi IPM * Tingkat pendidikan dapat mempengaruhi IPM * Subjek Penelitian: Provinsi di Indonesia * Jumlah Observasi: Semua provinsi di Indonesia (lebih dari 30 observasi)
Apakah kamu sadar ada pola dalam menentukan jumlah observasi pada setiap penilitian diatas? Ya, kita menggunakan aturan praktis jumlah observasi dalam statistik yaitu 30 observasi. Kenapa kita menggunakan 30? Karena dalam statistik jika jumlah sampel kita diatas 30 maka dapat dikatakan data penelitian kita dapat mencerminkan keaadan yang sebenarnya.
Tapi hal ini tidak bisa kita gunakan pada semua jenis penelitian untuk menjaga keakuratan data yang kita teliti. Untuk mempelajari lebih lanjut menentukan jumlah observasi/sampel dapat mengunjungi rumus Slovin untuk menentukan jumlah sampel.
Setelah kita menentukan hipotesis penelitian, subjek penelitian dan jumlah observasi data. Maka selanjutnya kita akan menentukan sumber data penelitian.
Pemilihan Sumber Data Penelitian
Pemilihan sumber data yang tepat akan berdampak pada keberhasilan penelitian. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pemilihan sumber data, seperti tujuan penelitian, karakteristik responden, waktu, dan biaya. Oleh karena itu, sebelum memulai penelitian, anda harus memperhitungkan faktor-faktor tersebut agar dapat memilih sumber data yang sesuai dengan kebutuhan penelitian.
Sumber Data Penelitian

Sumber data dalam penelitian merupakan salah satu elemen penting untuk mendapatkan keakuratan hasil penelitian. Anda harus memilih sumber data yang tepat untuk menjawab pertanyaan penelitian anda.
Berikut adalah beberapa sumber data yang dapat digunakan dalam penelitian:
- Data primer adalah Data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti melalui teknik pengumpulan data, seperti observasi, wawancara, atau survei. Data ini lebih spesifik dan relevan untuk pertanyaan penelitian, karena dikumpulkan spesifik untuk menjawab pertanyaan penelitian.
- Data sekunder adalah Data yang sudah ada dan dikumpulkan oleh pihak lain, seperti lembaga pemerintah, organisasi, atau perusahaan. Kelebihan dari penggunaan data sekunder adalah mudahnya akses dan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan pengumpulan data primer.
- Data internal adalah Data yang dikumpulkan oleh organisasi atau perusahaan, seperti data keuangan, data penjualan, atau data kinerja karyawan. Data ini dapat digunakan untuk melakukan analisis dan evaluasi dalam sebuah organisasi atau perusahaan.
| Data Primer | Data Sekunder | Data Internal | |
|---|---|---|---|
| Sumber | Dikumpulkan langsung oleh peneliti | Sudah dipublikasikan pihak lain (BPS, BEI, dll) | Data milik organisasi/perusahaan sendiri |
| Kelebihan | Spesifik dan relevan dengan pertanyaan penelitian | Hemat waktu dan biaya, akses mudah | Sudah tersedia, tidak perlu dikumpulkan ulang |
| Kekurangan | Butuh waktu dan biaya pengumpulan | Definisi variabel di luar kendali peneliti | Terbatas pada data yang dimiliki organisasi tersebut |
| Contoh | Wawancara, kuesioner, observasi | Data BPS, laporan keuangan BEI | Data penjualan, data kinerja karyawan |
Panduan Pemilihan Sumber Data
Jika anda masih bingung sumber data apa yang akan anda gunakan, berikut ini panduannya
- Apakah subjek penelitian anda memiliki publikasi data?
* Iya, Maka anda bisa menggunakan data sekunder, karena umumnya data tersebut sudah di publikasi. Contoh lembaga yang menyediakan data daerah adalah BPS, sedangkan untuk perusahaan publik bisa didapatkan di BEI/IDX * Tidak, umumnya jika subjek penelitian anda spesifik atau cakupannya kecil, maka sulit untuk mendapatkan data pada publikasi. Jadi anda harus mengumpulkan data sendiri (data primer). Berikut mempelajari teknik pengumpulan data primer
Pada dasarnya jika subjek data penelitian anda memiliki publikasi data, anda dapat menggunakan data sekunder karena dapat menghemat waktu, biaya, dan tenaga. Selain itu data publikasi juga sudah dijamin ke akuratannya, sehingga anda tidak perlu mengulangi pengumpulan datanya.
Catatan dari Lukman, Statistical Analyst: Data sekunder memang lebih hemat waktu, tapi cek dulu apakah definisi variabelnya benar-benar sama dengan yang kamu butuhkan. Sering saya temui mahasiswa pakai data BPS/BEI tapi definisi variabelnya sedikit berbeda dari yang diasumsikan di hipotesis — ini bisa jadi masalah besar saat sidang.
Dari panduan diatas kita dapat mengaplikasikan pada contoh penelitian diatas.
- Tujuan Penelitian: Faktor-faktor yang mempengarui harga saham Tahun 2020-2022
* Sumber Data: Data Sekunder (BEI)
- Tujuan Penelitian: Bagaimana cara meningkatkan pemahaman siswa paud dalam belajar
* Sumber Data: Data Primer
- Tujuan Penelitian: Bagaimana pengaruh Insfratukur dan Tingkat Pendidikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia
* Sumber Data: Data Sekunder (BPS)
Jika Data Gagal Uji Validitas atau Reliabilitas
Setelah data primer terkumpul (biasanya lewat kuesioner), langkah wajib sebelum analisis utama adalah uji validitas dan reliabilitas instrumen. Kalau hasilnya gagal — misalnya nilai loading factor di bawah 0,6 atau Cronbach's Alpha di bawah 0,7 — jangan langsung memaksakan lanjut ke analisis utama. Berikut langkah remediasinya:
- Cek ulang redaksi pertanyaan/item kuesioner. Item yang gagal validitas seringkali karena kalimatnya ambigu, terlalu panjang, atau ditafsirkan berbeda-beda oleh responden. Uji coba (pilot test) ulang dengan sedikit responden untuk memastikan pertanyaan dipahami seragam.
- Tambah jumlah sampel. Nilai reliabilitas dan validitas cenderung lebih stabil dengan sampel yang lebih besar — kalau sampelmu masih kecil (misalnya di bawah 30), pertimbangkan menambah responden sebelum menyimpulkan instrumennya benar-benar bermasalah.
- Pertimbangkan membuang item dengan loading rendah. Kalau satu-dua item punya loading factor/korelasi item-total yang jauh di bawah item lain dalam indikator yang sama, membuang item tersebut (bukan seluruh indikator) seringkali menaikkan Cronbach's Alpha keseluruhan secara signifikan — asalkan indikator masih punya item lain yang cukup mewakili konsepnya secara teori.
- Uji ulang setelah perbaikan. Setelah revisi redaksi/jumlah sampel/item, jalankan kembali uji validitas dan reliabilitas dari awal — jangan asumsikan perbaikan otomatis berhasil tanpa verifikasi ulang.
> Catatan dari Lukman, Statistical Analyst: Kesalahan yang sering saya lihat: mahasiswa langsung lanjut ke analisis utama meski Cronbach's Alpha di bawah 0,7, dengan alasan "sudah mendekati." Jangan — instrumen yang tidak reliabel membuat seluruh hasil analisis setelahnya diragukan validitasnya, bukan cuma bagian itu saja. Perbaiki dulu instrumennya sebelum lanjut.
Tahapan Pengolahan Data
Setelah anda selesai menentukan sumber data penelitian anda maka tahap selanjutnya adalah merencanakan proses pengolahan data. Proses pengolahan data adalah salah satu tahapan penting dalam melakukan penelitian. Pada tahapan ini, data yang telah dikumpulkan akan diolah menjadi bentuk yang lebih mudah dipahami dan dianalisis.
Berikut ini adalah beberapa proses pengolahan data yang umum dilakukan dalam penelitian:
1. Pengumpulan Data Penelitian
Pada tahap ini, kita harus menentukan sumber data primer atau sekunder untuk menjawab tujuan penelitian kita. Jika anda memilih menggunakan data sekunder, maka cukup jelas langkah selanjutnya yaitu menyalin data publikasi ke dalam file excel anda.
Tapi jika anda menggunakan data primer, masih ada beberapa tahapan. Berikut ini untuk mempelajari cara pengumpulan data primer
2. Identifikasi Jenis Data Penelitian
Salah satu langkah penting dalam pengolahan data adalah identifikasi data berdasarkan jenis-jenis data yang anda miliki. Tujuannya adalah untuk dijadikan dasar dalam penentuan metode statistik yang akan di pakai dalam penelitian anda.
Dalam pengkategorian data, tipe-tipe data dibedakan menjadi tiga yaitu berdasarkan waktu pengumpulan, berdasarkan level pengukuran, dan berdasarkan kompleksitas (jumlah variabel). Berikut artikel untuk mempelajari jenis-jenis data
3. Analisis data
Setelah data dinyatakan bersih, tahap selanjutnya adalah menentukan metode analisis. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode statistik yang sesuai dengan tujuan penelitian dan tipe datanya. Untuk menentukan metode statisik yang cocok untuk menjawab tujuan penelitian dan yang sesuai tipe data anda dapat dipelajari cara menentukan uji statistik yang tepat.
Jika kamu membutuhkan bantuan mengolah data skripsi, tesis, atau disertasi secara menyeluruh. Kami menawarkan Jasa Olah Data Skripsi, Tesis & Disertasi selesai dalam 1–2 hari.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Referensi
- Creswell, J.W. & Creswell, J.D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE.
- Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Siap Mengolah Data dengan Lebih Mudah?
Kalau kamu butuh kejelasan, panduan, atau mau kenal lebih dalam soal jasa kami.
Jadwalkan Meeting GratisTau teman yang butuh bantuan olah data juga? Ajak dia & dapat 10%, dia dapat diskon Rp50.000. Klik disini