Non-Probability Sampling: Jenis, Contoh & Kapan Dipakai
Ringkasan Cepat
Non-probability sampling adalah kelompok teknik sampling di mana peluang tiap anggota populasi terpilih tidak sama atau tidak diketahui, ditentukan oleh pertimbangan peneliti — terdiri dari purposive, convenience, quota, dan snowball sampling. Cocok untuk penelitian kualitatif/eksploratif, tapi hasilnya tidak bisa digeneralisasi secara statistik ke populasi.
Non-Probability Sampling
Non-probability sampling adalah kelompok teknik sampling di mana peluang tiap anggota populasi terpilih tidak sama atau tidak diketahui — ditentukan oleh pertimbangan peneliti, aksesibilitas, atau kriteria tertentu, bukan mekanisme acak. Berbeda dari probability sampling, kelompok teknik ini tidak menjamin generalisasi statistik ke populasi, tapi sangat berguna untuk penelitian kualitatif dan eksploratif.
Empat Teknik Non-Probability Sampling Paling Umum
| Teknik | Dasar Pemilihan | Ciri Utama |
|---|---|---|
| Purposive | Kriteria relevan dengan tujuan penelitian | Ada justifikasi metodologis eksplisit |
| Convenience | Kemudahan akses | Paling cepat/murah, paling rawan bias |
| Quota | Kuota per kategori | Mirip stratified tapi tanpa acak di dalamnya |
| Snowball | Rekomendasi partisipan berantai | Untuk populasi tersembunyi/sulit diakses |
Purposive Sampling
Sampel dipilih berdasarkan kriteria relevan dengan tujuan penelitian. Ini teknik non-probability yang paling sering ditanyakan secara spesifik — lihat pembahasan mendalamnya di Purposive Sampling.
Convenience Sampling
Sampel diambil dari siapa saja yang paling mudah dijangkau, misalnya mahasiswa di kampus sendiri atau pelanggan yang kebetulan datang saat survei dilakukan. Paling cepat/murah, tapi paling rawan bias karena tidak ada kriteria seleksi sama sekali.
Quota Sampling
Mirip stratified sampling, tapi tanpa pengambilan acak di dalam tiap kuota — peneliti bebas memilih siapa saja asal kuota per kategori terpenuhi. Misalnya survei butuh 50 responden pria dan 50 responden wanita, peneliti bebas mengambil siapa saja sampai kuota masing-masing tercapai, tanpa mekanisme acak dalam memilih siapa spesifiknya.
Snowball Sampling
Partisipan awal merekomendasikan partisipan berikutnya, dipakai untuk populasi yang sulit diidentifikasi lewat cara biasa — misalnya komunitas tersembunyi/sensitif seperti pengguna narkoba dalam pemulihan atau kelompok minoritas tertentu.
Catatan dari Lukman, Statistical Analyst: Cara termudah membedakan quota dan stratified sampling: lihat bagaimana kamu memilih responden di dalam tiap strata/kategori, bukan bagaimana kamu membaginya. Stratified (probability sampling) mengambil sampel secara acak di dalam tiap strata; quota sampling membiarkan peneliti memilih bebas asal kuotanya terpenuhi. Jadi kalau pemilihan di dalam kelompokmu tidak acak, apa pun istilah yang kamu pakai di proposal, itu sebenarnya quota sampling, bukan stratified.
Kapan Dipakai Non-Probability secara Umum
Penelitian kualitatif, penelitian eksploratif, populasi target yang sangat spesifik/sulit diakses secara acak, atau saat kerangka sampel lengkap memang tidak mungkin didapat.
Keterbatasan Umum
Hasil non-probability sampling tidak bisa digeneralisasi secara statistik ke populasi umum, karena tidak semua anggota populasi punya peluang yang sama/diketahui untuk terpilih — ini bukan kelemahan yang "diperbaiki" dengan memperbesar sampel, melainkan keterbatasan struktural dari cara sampel dipilih. Peneliti perlu menyatakan batasan ini secara eksplisit di bab kesimpulan, bukan menyembunyikannya.
Kesalahan Umum
- Menyebut convenience sampling sebagai purposive sampling karena terdengar lebih ilmiah — padahal tanpa kriteria eksplisit yang dijustifikasi, itu tetap convenience sampling.
- Menggeneralisasi hasil non-probability sampling ke populasi umum di bab kesimpulan, padahal desain samplingnya tidak mendukung klaim tersebut.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Referensi
- Patton, M.Q. (2002). Qualitative Research & Evaluation Methods (3rd ed.). SAGE.
- Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Siap Mengolah Data dengan Lebih Mudah?
Kalau kamu butuh kejelasan, panduan, atau mau kenal lebih dalam soal jasa kami.
Jadwalkan Meeting GratisTau teman yang butuh bantuan olah data juga? Ajak dia & dapat 10%, dia dapat diskon Rp50.000. Klik disini