Kalkulator AHP (Analytic Hierarchy Process)
Masukkan matriks perbandingan berpasangan antar kriteria, dapatkan bobot prioritas dan Consistency Ratio (CR) otomatis — memakai metode row geometric mean.
Ditinjau oleh Lukman S.Stat, Statistical Analyst
| Kriteria A | Kriteria B | Kriteria C | |
|---|---|---|---|
| Kriteria A | 1 | ||
| Kriteria B | 0,333 | 1 | |
| Kriteria C | 0,2 | 0,333 | 1 |
Hasil
Bobot prioritas per kriteria
Kriteria A
0,637
Kriteria B
0,2583
Kriteria C
0,1047
λ maks
3,0385
CI
0,0193
RI (n=3)
0,58
CR
0,0332
CR = 0,0332 < 0,10 — matriks perbandingan konsisten (memenuhi ambang batas Saaty). Bobot prioritas di atas dapat digunakan.
Referensi & Metode
Saaty, T.L. (1980). The Analytic Hierarchy Process. New York: McGraw-Hill. Bobot dihitung dengan metode row geometric mean (pendekatan standar, lebih sederhana dari dekomposisi eigenvector penuh); ambang batas CR < 0,10 juga dari sumber yang sama.
CR-mu di atas 0,10?
Matriks perbandingan yang tidak konsisten perlu direvisi sebelum bobot bisa dipakai. Baca panduan lengkap di artikel Analisis AHP kami, atau konsultasikan langsung dengan tim statistisi kami untuk penyusunan hierarki dan supermatriks.
Konsultasi Gratis SekarangPertanyaan Umum
Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta 13330
Area layanan: Seluruh Indonesia (online)
Jam operasional: Setiap hari, 24 jam
© 2026 ReStat Olah Data. All rights reserved.