Langsung ke konten utama

Kalkulator Uji Normalitas (Kolmogorov-Smirnov)

Tempel datamu, dapatkan D hitung, D kritis Lilliefors, dan kesimpulan normal/tidak normal otomatis — syarat sebelum banyak uji parametrik (t-test, ANOVA, regresi).

Ditinjau oleh Lukman S.Stat, Statistical Analyst

Minimal 4 data. Pisahkan dengan koma, spasi, atau baris baru.

Hasil — Kolmogorov-Smirnov (koreksi Lilliefors)

n

12

Mean

26,583

Std. Deviasi

3,753

D hitung

0,0877

D kritis Lilliefors (α = 0,05, n = 12)

0,242

D hitung (0,0877) < D kritis (0,242) — data berdistribusi normal (gagal tolak H0).

Untuk sampel kecil (n < 50), Shapiro-Wilk umumnya punya power lebih tinggi mendeteksi ketidaknormalan dibanding Kolmogorov-Smirnov (Razali & Wah, 2011) — kalkulator ini memakai K-S dengan koreksi Lilliefors karena rumusnya closed-form dan mudah direproduksi manual; untuk hasil Shapiro-Wilk resmi gunakan SPSS/R.

Referensi & Metode

Kolmogorov-Smirnov dengan koreksi Lilliefors (Lilliefors, 1967, JASA, 62(318), 399-402) — dipakai saat parameter distribusi normal (mean, sd) ditaksir dari data sampel sendiri. Alternatif lebih kuat untuk sampel kecil: Shapiro-Wilk (1965), Biometrika, 52(3-4), 591-611; lihat perbandingan power di Razali & Wah (2011).

Data tidak normal?

Kalau data gagal uji normalitas, pertimbangkan uji non-parametrik seperti Kalkulator Kruskal-Wallis atau Kalkulator Wilcoxon Signed Rank. Baca juga panduan memilih uji statistik kami, atau konsultasikan langsung dengan tim statistisi kami.

Konsultasi Gratis Sekarang

Pertanyaan Umum

🎁 Bantu teman, kamu dapat 10%, dia dapat diskon Rp50.000. Klik disini
Contact

Telepon: +62 852-1828-9639

Jl. Ayub, RT.15/RW.8, Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara,
Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta 13330

Area layanan: Seluruh Indonesia (online)

Jam operasional: Setiap hari, 24 jam

© 2026 ReStat Olah Data. All rights reserved.